Artikel Terbaru


Setelah mengetahui informasi terkait kandungan dalam air susu, selanjutnya cara sederhana mengenali sifat fisik air susu yang sehat dapat diketahui dari warna, rasa dan bau.



Warna

Warna air susu yang sehat adalah putih kekuningan atau oranye terang dan tidak tembus cahaya.  Warna ini tergantung pada jumlah bahan kering dalam air susu.



Warna putih yang khas disebabkan oleh refleksi sinar dari partikel koloidal susu, sehingga dapat dikatakan air susu tidak tembus cahaya warna kuning pada air susu disebabkan karena lemak yang mengandung pigmen karotine dan riboflavin yang larut dalarn air.



Warna air susu yang agak merah atau biru, terlalu encer seperti air adalah air susu yang tidak normal. Warna kebiruan menunjukkan bahwa air susu telah dicampur dengan air terIalu banyak. Warna kehijauan bisa disebabkan karena susu banyak mengandung vitamin B komplek dan juga karena bakteri Pseudomonas.



Warna merah disebabkan oleh eritrosit/haemoglobin, dan juga akibat mastitis. Sedangkan air susu yang berlendir, bergumpal menandakan bahwa air susu tesebut sudah rusak atau asam.



Rasa dan bau

Air susu yang normal mempunyai rasa agak manis dan spesifik serta memiliki bau yang khas badan sapi. Rasa sedikit manis pada susu disebabkan oleh laktosa dan kadar Cl yang rendah.



Apabila terasa kecut, pahit, asin dan sebagainya mungkin disebabkan karena penanganan setelah diperah tidak baik dan susu sudah mulai rusak, rasa yang hambar berarti air susu banyak dicampur air biasa.



Air susu yang baru mudah menyerap bau disekitarnya dalam hal ini yang mudah menyerap bau adalah butiran lemak Bau yang asam menunjukkan bahwa air susu sudah lama disimpan atau basi. Air susu yang berbau busuk menunjukkan bahwa air susu sudah rusak sama sekali dan tidak layak untuk konsumsi.



Derajat keasaman

pH susu segar dalam keadaan normal pada temperatur kamar diantara 6,5 6,8. Bila terjadi pengasaman oleh karena aktifitas bakteri, angka angka ini akan menurun secara nyata. pH mencapai 7,3 terdapat pada kolostrum maupun pada sapi yang menderita mastitis.



Berat jenis

Berat jenis air susu banyak dipengaruhi oleh zat penyusunnya, penambahan bahan kering tanpa lemak akan meningkatkan BJ air susu, pengurangan lemak susu akan menurunkan BJ susu.



Perubahan suhu lingkungan juga akan berpengaruh terhadap BJ susu. Pada suhu tinggi BJ akan susu akan turun, sedangkan jika suhunya rendah BJ susu akan naik. Berat jenis susu bervariasi antara 1,0260 sampai 1,0320 pada suhu 200C. Keragaman ini disebabkan karena perbedaan kandungan lemak dan zat-zat padat bukan lemak.



Konsistensi

Emulsi lemak dan butir butir koloid menyebabkan air susu menjadi lebih kental dari air, karena itu sifat fisik lemak dan hidratasi protein berpengaruh terhadap Pekerjaan. Selain itu, konsistensi air susu juga tergantung pada suhu lingkungan.



Pada suhu yang tinggi kekentalan dari air susu akan berkurang, sedangkan pada suhu yang rendah kekentalan air susu akan bertambah. Ciri ciri dari air susu yang baik adalah membasahi dinding gelas, tidak bersifat lendir, tidak berbutir dan busa yang terbentuk akan hilang kembali.



Mikrobiologi susu

Air susu pada saat penanganan, pengangkutan maupun penyimpanan di peternakan atau di pabrik pengolahan akan mendapatkan kontaminasi dari beragam mikroorganisme. Faktor utama yang menyebabkan adanya bakteri pada susu adalah faktor kebersihan dan penyakit bakteri dapat berasal dari sapi, lingkungan, udara sekitarnya, peralatan yang digunakan dan pemerahnya sendiri.



Susu mengandung sebagian besar zat zat makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri berlangsung sangat cepat. Bakteri yang sering terdapat pada air susu yang baru diperah adalah Micrococus dan Corynebacterium. Dalam ternak sehat kemungkinan susu mengandung 500 mikroorganisme/ml.



Pemalsuan susu

Air susu sering dipalsukan dengan bahan lain yang harganya lebih murah. Bahan bahan yang umum digunakan adalah air murni, air tajin, santan, menambahkan susu masak, menambahkan skim serta mengurangi skim.

Pemeriksaan terhadap pemalsuan dapat diidentifikasi dengan pengujian rutin meliputi uji organoleptik, berat jenis, persentase kadar lemak maupun bahan keringnya.

Wah kok jadi bingung ngasi judul yang pas buat postingan kali ini….hehehehe. Mau ngasi judul yang ringan dan ringkas nanti dikira yang dibahas lain-lain. Judul yang berat malah terasa gak pas, akhirnya sudah pakai judul seperti di atas sajalah meskipun bagi saya pribadi rasanya juga kurang pas.

Nah judul mau pas apa nggak saya serahkan ke sobat pembaca, yang penting tujuannya sampai hehehehe dan postingan dibaca sampai habis gitu. Kali ini saya mencoba menulis informasi sekitar susu,,,,,jangan ngeres dulu yak karena topiknya seputar susu asal hewan, seperti susu kambing dan susu sapi.

Siapa yang tidak kenal air susu dan pernah meminumnya?, tentu jawabannya beragam ya. Nah untuk menambah informasi sekitar susu berikut kami coba uraikan satu per satu.

Pengertian air susu segar adalah air susu sapi atau hewan menyusui lainnya yang tidak dikurangi atau tidak dibubuhi sesuatu apapun dan diperoleh dari pemerahan sapi-sapi sehat secara langsung atau sekaligus.

Air susu adalah merupakan hasil pemerahan glandula mammae sapi perah sehat, diperoleh dengan pemerahan kontinyu dan sekaligus tanpa dikurangi atau ditambahi zat apapun juga, tetapi tidak termasuk air susu yang dihasilkan segera setelah melahirkan atau yang dikenal dengan susu jolong atau kolostrum. 
Menurut SK Dirjen Peternakan No.17/Kpts/DJP/Deptan/83, definisi air susu adalah susu sapi yang meliputi susu segar, susu murni, susu pasteurisasi dan susu sterilisasi. Alat penghasil susu pada sapi disebut ambing (kelenjar susu).

Apa saja kandungan air susu ?
Air susu mengandung semua asam amino esensial sehingga air susu baik untuk tubuh karena air susu dapat memasok semua kebutuhan asam amino yang diperlukan untuk mengganti sel–sel tubuh yang rusak atau sudah tua.

Zat–zat penyusun air susu ditemukan dalam perbandingan yang sempurna sehingga apabila ada bakteri yang mencemarinya akan tumbuh dengan baik karena semua zat yang diperlukan ada di air susu.

Untuk menjaga agar susunan dan keadaan air susu tidak terlalu cepat mengalami perubahan sehingga gizi yang tinggi dapat dipertahankan lebih lama serta untuk menghindari timbulnya kontaminasi oleh kuman-kuman patogen terhadap air susu, maka perlu dilaksanakan penanganan dan pengawasan terhadap air susu.

Zat-zat makanan yang berada dalam air susu berada dalam tiga keadaan berbeda. Pertama, sebagai larutan sejati seperti, karbohidrat, garam-garam organik dan vitamin. Kedua sebagai koloid terutama protein. Ketiga sebagai emulsi terutama lemak.

Komposisi dan susunan air susu
Komposisi susu tidak selalu sama akan tetapi selalu berubah yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Komposisi air susu dapat dipengaruhi oleh jenis ternak, pakan, iklim, suhu, waktu pemerahan, serta umur ternak. Angka rata-rata untuk semua jenis kondisi dan jenis sapi perah adalah sebagai berikut.

Air
Air berfungsi sebagai bahan pelarut zat-zat penyusun air susu bahan kering dalam air susu yang terdapat dalam bentuk larutan koloid yaitu protein, emulsi lemak, dan sebagai larutan biasa yaitu laktosa, albumin, mineral dan vitamin. Air yang terkandung dalam air susu berkisar antara 82-89 % dengan rataan 87,2 %.

Lemak susu
Lemak susu merupakan zat penyusun air susu yang terpenting terdapat sebanyak 3,70 % dengan kisaran 2,5 % - 6 % dalam bentuk emulsi. Secara kimia lemak susu terdiri dari campuran antara trigliserida yang terbentuk dari tiga asam lemak dengan sebuah molekul gliserol.

Butir-butir lemak menyebabkan warna putih pada air susu karena sinar matahari direfleksikan kembali oleh butir butir lemak susu. Selain itu dalam lemak susu ditemukan juga beberapa bahan lain seperti vitamin A dan D. Demikian pula pro vitamin A yakni carotine yang memberikan warna kuning pada mentega.

Protein
Protein dalam Air susu merupakan komponen organik yang sangat penting untuk proses kehidupan. Protein tersusun dari asam asam amino. Air susu rata rata mengandung 3,2 % protein yang terdiri dari 2,7 % bahan keju dan 0,5 % albumin.
Terdapat tiga macam protein utama air susu yaitu kasein, laktalburnin dan laktoglobulin, ketiganya membentuk substansi koloidal di dalam air susu.

Laktosa
Laktosa adalah karbohidrat utama dari air susu dalam bentuk alpha dan beta. Kadarnya adalah 4,90 % dengan kisaran 3,50 6,00 %.
Laktosa merupakan gula kembar yang terdiri dan glukosa dan galaktosa. Rasanya tidak semanis gula biasa (sukrosa), rasa manis air susu ini berkurang oleh adanya mineral dan protein di dalamnya. Laktosa dapat rusak oleh beberapa macam kuman, dan yang terpenting adalah kuman kuman asam susu.

Mineral
Mineral dalam air susu ditemukan dalam perbandingan yang sangat sempurna sehingga arnat dibutuhkan ternak dan manusia. Kadar mineral dalam air susu adalah 0,70 % dengan kisaran 0,60-0,75%.

Mineral mineral itu antara lain, kalsium, fosfor, natrium chlor, magnesium juga ditemukan belerang dan elemen lainnya.

Zat-zat lain
Air susu juga mengandung zat zat lain, yaitu enzim fosfolipid, sterol, vitamin, pigmen dan non protein nitrogen (NPN). Enzirn yang ditemukan di dalam air susu antara lain peroxydase, reduktase, katalase, fosfatase.

Enzim enzim ini menyebabkan perubahan kimiawi berbagai zat zat di dalam air susu karena enzim bertindak sebagai katalisator. Fosfolipid di dalam air susu ± 0,03 % terutama lesitin, spingormelin dan chepalin. Sterol utama yang terdapat di dalarn air susu adalah kolesterol dalam jumlah yang sangat kecil yaitu 0,01 sampai 0,016 %.

Vitamin yang larut dalam lemak susu adalah vitamin A, pro vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin K. Zat non protein nitrogen (NPN) terdapat dalam air susu dalam jumlah sangat kecil. Zat ini antara lain adalah urea, amonia kreatinin, kreatin, metil guanidil, asam urat, adenin, guanine, hiposantin, asam hipurat, dan indikan.


Berbagai jenis parasit seringkali atau memang memerlukan daging sebagai tempat hidupnya. Parasit-parasit ini berkembang biak di dalam daging dan dapat membahayakan manusia.

Karena itu dalam memilih daging atau berbelanja daging harus benar-benar memilih daging yang baik dan sehat agar terhindar dari bahaya penularan parasit-parasit tersebut.

Beberapa parasit yang hidup dalam daging dan dapat membahayakan kesehatan manusia antara lain, Cysticercus bovis, Taenia saginata. Parasit ini terdapat di plasenta, lidah, tenggorokan, otot-otot masseter, jantung dan daging disekitar atau diantara tulang iga.

Bentuknya lonjong seperti beras, di tengah ada bintik putih (scoleks) yang berkembang menjadi infektif dan dapat menulari manusia yang memakan daging tersebut.

Sedangkan Cysticercus sekulosa
, Taenia solium Predileksi atau tempat hidupnya pada manusia adalah di usus halus. Parasit ini lebih berbahaya jika dibandingkan dengan T. saginata karena pada manusia selain terinfeksi cacing juga dapat terkena oleh cysticercusnya yang dapat mencapai otak dan dapat menimbulkan penyakit yang parah seperti epilepsi sampai menimbulkan kematian. Selain itu juga dapat menyebabkan autoinfeksi oleh karena taeniasis dan cysticerkosis.

Jenis parasit Strongyloides stercoralis yang terdapat pada daging dapat menyebabkan autoinfeksi. Perlakuan terhadap daging sebaiknya direbus dengan suhu 40-80 °C selama 1-2 jam, atau dengan penambahan air garam 25 %.

Trichinilosis, T. spiralis yang hidup di usus (dewasa), di otak (larva), diafragma, faring, ginjal, otot perut dan daging diantara tulang rusuk. Sering menginfeksi manusia, babi dan anjing.


Echinicoccus granulosus terdapat Parasit ini terdapat pada sapi, kambing, dan babi.  Predileksi cacing ini yaitu pada paru, limpa, ginjal dan perut/usus.

Daging yang tertular parasit-parasit ini harus dibuang atau diafkir agar tidak tertular dan menjaga daging tetap ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).



Daging sapi menjadi salah satu makanan yang paling disukai oleh masyarakat karena rasanya yang lezat, kaya akan gizi yang berguna bagi tubuh. Daging dapat dimasak menjadi berbagai jenis masakan, daging dapat digoreng, direbus dan diolah menjadi berbagai macam hasil olahan.
Pengolahan bahan sapi cukup beragam kita jumpai.  Dendeng, sossis nugget, corned beef, steak, sampai bakso yang terbuat dari daging sapi.
Daging sapi yang beredar di pasaran juga banyak dijumpai dalam bentuk segar maupun beku. Daging tersebut ada yang berasal dari rumah potong tradisional maupun modern, dengan jenis sapi yang dipotong bermacam-macam, seperti sapi lokal yang dipelihara di berbagai daerah di Indonesia maupun sapi ras yang berasal dari luar negeri tetapi sudah dikembangbiakkan di Indonesia, seperti Limosin, Simental, Brangus, dan Brahman.
Daging sapi lokal biasanya mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional dan sebagian kecil masuk pasar modern dan supermarket.
Jenis daging premium yang berasal dari rumah potong modern dan biasanya daging impor banyak dijumpai di pasar-pasar modern dan supermarket.
Dari sekian banyak jenis daging sapi yang ada di dunia, tahukah anda daging sapi kualitas premium dan harganya selangit ?. membayangkan rasanya bagaimana ya?.

Daging sapi termahal di dunia itu bernama daging sapi Wagyu. Kata Wa dan Gyu. Wa berarti Jepang dan Gyu berarti sapi. Sapi tersebut merupakan sapi bertanduk  dan berbulu hitam atau merah. Sapi wagyu pertama kali diimpor ke Australia pada tahun 1990, yang kemudian dikembangkan dengan mendatangkan pure breedbull Wagyu dan sapi dari Amerika Serikat untuk meningkatkan program pemuliaan sapi mereka sehingga dihasilkan sapi yang dikenal dengan nama Red Wagyu yang berasal dari Australia.
Sapi wagyu terkenal karena pola marmer pada dagingnya dan kualitasnya. Daging jenis ini umumnya dijual dengan harga yang mahal.
Daging sapi Wagyu mempunyai kekhasan berupa jaringan lemak daging yang berpola marmer yang dikenal dengan istilah Marbling.  Lemak ini akan meleleh pada saat dimasak sehingga memberikan citarasa yang lezat pada saat kita menyantapnya.
Ketika ditaruh di telapak tangan, daging akan terasa seperti meleleh karena hanya bertahan pada suhu 31 derajat celcius (suhu normal tubuh manusia adalah 36 derajat celcius). Lelehan itu merupakan lemak dari yang membuat daging ini terasa empuk di lidah.
Adanya marbling ini membuat daging memiliki cita rasa yang enak di lidah pengkonsumsinya. Marbling menjadikan daging terasa empuk, karena berperan sebagai bahan pelumas pada saat daging dikunyah dan ditelan, juga berpengaruh terhadap sari minyak dan aroma dari pada keempukan daging tersebut.
Semakin banyak marbling-nya, semakin mahal harganya. Banyaknya marbling ditentukan oleh tingkatannya, dari yang terendah yaitu 3-4 sampai tertinggi 9. Harga Wagyu jenis 9 bisa mencapai Rp 2,5 juta untuk berat 100 gram.
Selain itu lemak daging wagyu merupakan lemak tidak jenuh yang mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang tinggi sehingga memberikan efek yang baik bagi kesehatan tubuh.
Di beberapa daerah di Jepang, daging diberi nama sesuai wilayah produksinya, contohnya daging Kobe, Mishima, Matsusaka, Ōmi, dan Sanda.
Daging sapi Kobe di jual dengan harga 31.500 Yen per 870 gram kalau di rupiahkan Rp 3.700.000 per 870 gram. Menurut para pakar masakan terkemuka didunia, daging sapi kobe memiliki kontur yang berbeda dengan daging sapi lain, ini dikarenakan lapisan lemak antar serat daging yang banyak, selain itu warna daging, warna lemak, lapisan lemak dan tekstur daging, kobe beef memiliki nilai sempurna untuk semuanya.
Saat ini daging sapi Wagyu tidak hanya berasal dari Jepang. Australia dan Amerika kini juga dikenal sebagai penghasil wagyu. Bahkan Indonesia juga mulai mengembangkan sapi penghasil daging Wagyu dan telah berhasil mengekspor perdana ke Myanmar.

Telur yang baik dan segar sudah barang tentu mempunyai cita rasa yang sempurna baik dari aroma maupun khasiat yang berguna bagi tubuh. Sebaliknya telur yang sudah busuk atau tidak segar lagi dinyatakan tidak layak konsumsi.
Banyak cara untuk mengetahui dan membedakan mana telur yang baik atau segar untuk di konsumsi. Selain dengan merendam telur, menyorot telur dengan memakai lampu atau senter, cara sederhana lainnya untuk mengenali telur ayam yang baik adalah dengan memecah telur tersebut dan kemudian dibedakan satu sama lainnya antara telur yang segar dengan telur yang sudah mengalami penyimpanan dalam masa waktu tertentu.
Telur Ayam Baru
Perhatikan, pada telur ayam yang baru, batas antara putih telur tebal dan tipis terlihat jelas.
Tidak terdapat bercak darah ataau benda asing pada putih telur.
Bentuk kuning telur bulat dan posisi di tengah dari putih telur yang tebal.
Telur Ayam Lama
 Perhatikan, pada telur ayam yang sudah lama, batas antara putih telur tebal dan tipis tidak jelas.
Terdapat bercak darah atau benda asing pada putih telur.
Bentuk kuning telur tidak bulat dan posisi agak ke pinggir.


Telur merupakan bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jenis  telur yang biasa dikonsumsi seperti telur ayam, telur bebek dan telur puyuh. Telur biasanya diolah dengan cara digoreng, direbus atau menjadi campuran pembuatan kue atau masakan lainnya.
Telur mengandung berbagai macam nutrisi penting seperti asam amino esensial dan protein. Mengonsumsi telur yang segar, akan berpengaruh terhadap kesehatan kita.
Telur adalah makanan yang paling padat gizi diantaranya mengandung 90 % kalsium, mineral, zat besi yang terdapat dalam kuning telur dan mengandung 6 gram protein dan 9 asam amino esensial yang terdapat dalam putih telur.
Agar kandungan gizi yang dimiliki telur tidak rusak atau tercemar bakteri, sebaiknya harus diperhatikan cara-cara penanganan dan penyimpanan telur untuk konsumsi.
Berikut tips-tipsnya:
1.     Pisahkan telur yang bersih dengan yang kotor.
2.     Pisahkan telur yang besar dengan yang kecil.
3.     Pisahkan telur yang retak dengan yang tidak retak.
4.     Pisahkan telur yang baru dengan yang lama.
5.     Cuci kerabang telur yang kotor dengan air bersih tanpa disikat, kemudian keringkan.
6.     Simpan di baki atau tray telur, kemudian simpan di lemari pendingin dengan suhu 7 – 10 derajat celcius dengan posisi bagian yang tumpul berada di atas.
7.     Gunakan telur yang lebih lama disimpan dibandingkan dengan telur yang baru ( first-in-first-out).
8.     Masa simpan telur di suhu ruang selama 15 hari dan di lemari pendingin selama 30 hari.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.