Suspect Rabies Di bali Bertambah

Kasus rabies di Bali sejak Desember 2008 sampai Maret 2009 terus bertambah. Setelah sekian lama mereda, kasus rabies kembali mencuat.

Menurut dr Ken Wirasandi dari Rumah Sakit Umum Sanglah, Denpasar, menyatakan bahwa pasien suspect rabies sampai saat ini RS Sanglah mencatat sedikitnya 2000 kasus gigitan anjing. Angka ini diperkirakan dr Ken, setiap harinya akan bertambah dengan rata-rata harian mencapai 20-23 pasien kasus gigitan anjing (Radar Bali, 24 Maret 2009).

Terakhir RS Sanglah menerima pasien atas nama Nyoman Jama Asmara (46 tahun) warga Pecatu, Kuta Selatan. Pasien datang dengan keluhan radang tenggorokan dan sakit saat menelan ludah. Namun setelah dilakukan observasi dan pemeriksaan dengan memiliki riwayat gigitan anjing, Asmara memang menunjukkan gejala yang mengarah ke radang otak disertai gejala lain seperti kejang dan muncul gelisah seperti gejala klinis rabies umumnya. Status Asmara masih dinyatakan suspect rabies dan menjalani isolasi khusus di sal rabies untuk mendapatkan terapi dan menunggu perkembangannya.

Label:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.