Menag: Tidak Ada Upaya Perkeruh Ponpes dengan Isu Flu Babi

Belakangan ini sejumlah ponpes di Jawa Timur dihantui gejala yang diduga flu babi. Bahkan para santri sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan khusus karena menderita demam tinggi.

Misalnya saja 5 santri Ponpes Tebuireng Jombang dinyatakan positif virus A-H1N1 itu. Di Surabaya juga demikian. Puluhan santri Ponpes Assalafi Al Fithrah Kedinding Lor dilarikan ke rumah sakit Haji karena demam tinggi.
Terserangnya sejumlah ponpes dengan gejala yang menyerupai flu babi ini mengundang kekhawatiran banyak pihak tentang upaya mengobok-obok ponpes dengan isu flu babi.

Namun dugaan itu ditepis Menteri Agama, Maftuh Basyuni. "Nggak ada, "tegas Menag tanpa memberikan alasan jelas di sela-sela peresmian Information and Communication Technology (ICT) DI IAIN Sunan Ampel, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (29/7).

Maftuh mengungkapkan Departemen Agama akan terus berkoordinasi dengan Departemen Kesehatan menangani masalah tersebut. Mereka akan mengikuti sdmua petunjuk yang ditetapkan oleh Depkes terkait penanganan virus A-H1N1. "Kita sekarang terus mengikuti apa yang dikatakan oleh Depkes dan kita terus berkoordinasi, "tandasnya. Kekhawatiran flu babi itu juga dirasakan santri ponpes di Malang. Terakhir Ponpes Al-Islahiyah, Ponpes Al Huda, Singosari serta Ponpes Al Ikhlas santrinya mengalami gejala panas tinggi.(Wln/gik)

Sumber: detik.com
Label:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.