Aspergillosis

Nama lain: Bruder Pneumonia
Etiologi: Aspergillus fumigates, A. flavus dan A. niger.

Kejadian dan penyakit pada hewan
- Merupakan penyakit yang banyak dijumpai di berbagai bagian di dunia. Hamper semua hewan rentan terhadap Aspergillus.
- Penularan melalui inhalasi spora pada udara, debu dan bahan makanan ternak. Anak ayam terinfeksi karena tempat pemeliharaan atau makanannya tercemar spora.
- Bentuk akut Aspergillus menyebabkan hewan kehilangan nafsu makan, kelihatannya mengantuk, sulit bernafas, bahkan kejang-kejang.
- Bila menyerang otak dapat menimbulkan kelumpuhan dan gangguan syaraf lainnya. Jika menyerang mata, biasanya unilateral dan menyebabkan mata tertutup oleh cairan kental kekuningan.
- Bentuk kronis Aspergillus biasanya menyerang stu atau beberapa ayam dewasa dengan tanda-tanda nafsu makan menurun, batuk, sulit bernafas dan ayam menjadi kurus.
- Pada hewan menyusui biasanya timbul pneumonia dengan tanda-tanda demam, batuk, dan bersin. Pada sapi dapat menimbulkan keguguran pada bulan ke 3-8 kebuntingan, sedangkan pada anak kuda menimbulkan diare.

Penularan dan penyakit pada manusia
- Manusia umumnya terinfeksi melalui inhalasi spora jamur dan jerami, kandang dan bahan makanan.
- Masa inkubasi sampai beberapa minggu dengan gejala gangguan pernafasan seperti bronchitis, atelektasis, pneumonia, abses, emphysema. Kadang-kadang ditemukan granuloma pada bagian luar telinga atau sinus paranasal.

Diagnosa dan pengobatan
- Diagnosa dapat dilakukan dengan melihat gejala klinis berupa radang paru dan keguguran yang dapat diperkuat dengan pemeriksaan mikroskopis, histologi dan pemupukan.
- Pada kasus akut dapat diobati dengan Amphotericin B, sedangkan pada kasus sistemik prognosanya jelek.



Label:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.