Campylobacteriosis

Agen penyebab: Campylobacter jejuni, C. fetus, dan C. coli.
Epidemiologi
- C. fetus menyebabkan abortus dan infertilitas pada domba dan sapi.
- C. fetus menyebar dari sapi ke sapi melalui perkawinan alami.
- C. jejuni selain menyebabkan penyakit pada manusia juga pada hewan domestic, unggas dan hewan liar.
- C. coli menyebabkan penyakit pada babi terutama yang berumur > 6 bulan.
- Hewan dapat mengeluarkan bakteri pada fesesnya tanpa menunjukkan gejala sakit.

Penularan dan gejala penyakit pada manusia
- Terutama melalui infeksi oral (kontak langsung atau tidak langsung dengan feses hewan teinfeksi).
- Melalui makanan, seperti susu mentah dan daging unggas.
- Organism yang bertahan hidup dari keadaan asam lambung masuk ke usus kecil (jejunum dan ileum) dan ke kolon untuk berkembang dan berproliferasi.
- Masa inkubasi 2-5 hari.
- Kesembuhan dapat terjadi setelah 5-7 hari.
- Gejala utama adalah enteritis difusa atau enterokolitis, mual, lemah, sakit kepala. Bakteremia terjadi terutama pada pasien yang mengalami gangguan system kekebalan atau pada anak usia muda.
- Gejala lain adalah meningitis, infeksi saluran kemih, septic arthritis, cholangitis dan cutaneal absces. Gejala enterokolitis adalah keram perut dan diare berdarah.
Diagnosa
- Kultur spesimen feses dan darah untuk mengisolasi organisme (dibutuhkan tahap enrichment)
- Apabila feses negatif, dilanjutkan dengan Direct Fluorescent Antibody Test pada sampel feses.



Label:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.