Ratusan Anjing Liar di Pangkalpinang Dimusnahkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang sudah membasmi sebanyak 750 anjing liar di kota itu, untuk menghindari penyebaran penyakit rabies. "Sebanyak 60 ekor diambil sebagai sampel untuk menguji DNA apakah pembawa penyakit rabies atau tidak," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pangkalpinang, Widyantono di Pangkalpinang, Kamis (24/12/2009).

Ratusan anjing liar itu dimusnahkan dalam program eliminasi anjing liar yang dilaksanakan sejak 14 hingga 17 Desember 2009. Pemusnahan anjing liar itu dilakukan pada malam hari dengan menggunakan racun khusus yang dicampur dalam makanan. "Bangkai ratusan anjing yang dimusnahkan itu kami kuburkan di tempat pembuangan akhir sampah di Parit Enam Kota Pangkalpinang," katanya.

Widyantono mengatakan, sampel DNA anjing itu akan dikirim ke Lampung untuk pengujian lebih lanjut apakah mengandung penyakit rabies atau tidak. "Sejauh ini kami belum bisa memastikan apakah anjing yang dimusnahkan itu membawa wabah penyakit rabies atau tidak, namun sejauh ini Pangkalpinang memang bebas dari rabies," ujarnya.

Pemusnahan anjing liar itu kata dia tidak hanya mewaspadai penyebaran penyakit rabies yang terdapat pada anjing liar tetapi juga untuk mengurangi populasi anjing liar yang selama ini meresahkan masyarakat. "Kami menurunkan beberapa tim dan beberapa unit kendaraan untuk menelusuri sejumlah titik-titik tertentu sebagai tempat berkeliarannya anjing liar itu," ujarnya.

Ia mengatakan, anjing liar itu diberi daging dan nasi yang dicampuri rancun jenis tertentu sehingga anjing bisa mati dalam waktu cepat jika memakan racun tersebut. "Kami mengharapkan eliminasi anjing liar ini dapat mengatasi penyakit rabies dan mengurangi populasi anjing liar yang sudah meresahkan masyarakat," katanya.

Sumber: kompas.com


Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.