Aceh Utara Kekurangan Poskeswan

Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara, mengakui jika kabupaten kekurangan pos kesehatan hewan (poskeswan). Saat ini, di Aceh Utara baru ada delapan dari 18 poskeswan yang dibutuhkan. Kepala Bidang Produksi pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara, Sofyan Ishak kepada Serambi Senin (11/1) mengatakan, keterbatasan dana membuat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara, tidak bisa mengatasi kekurangan tersebut. “Kami tidak bisa membangun karena dananya tidak memadai. Beberapa poskeswas yang ada sekarang itu umumnya dibangun dengan dana Otsus,” ujarnya.
Dia menyebutkan, fungsi poskeswan adalah untuk menangani penyakit ternak pada masyarakat. Selama ini, menteri hewan selalu diturunkan dari kantor dinas ke lapangan jika menerima laporan dari peternak. Idealnya, menteri hewan berkantor di kecamatan. Perbandingannya, satu poskeswan untuk dua kecamatan. “Namun, itu belum bisa dilakukan sekarang. Tapi, perlahan terus kita coba lakukan peningkatan,” kata Sofyan didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Agusniar.

Saat disinggung tentang belum difungsikannya poskeswan di Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Sofyan menyebutkan poskeswan itu sudah rampung namun belum serahterima antara kontraktor pelaksana dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara. Dia berjanji, setelah diserahkan oleh kontraktor, maka segera difungsikan. “Kalau sudah diserahkan, akan segera kita fungsikan,” pungkas Sofyan.

Sumber: serambinews.com



Posting Komentar

  1. wah, di ambon malah g ada satupun puskeswan...

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.