April 2012

Dua bulan setelah debutnya di San Diego, saluran televisi khusus anjing, DogTv, terus berkembang.Saluran tersebut rencananya akan mengudara ke jaringan televisi nasional AS. 

Program televisi yang bebas iklan tersebut bukan ditujukan untuk manusia, melainkan untuk anjing peliharaan yang sepanjang hari ditinggal tuannya di rumah. Saat ini, saluran televisi pertama khusus soal anjing tersebut dinikmati hewan peliharaan di 483.000 rumah di San Diego.

Bintangnya? Tentu saja anjing lain. Isi televisi itu dirancang untuk pemirsa berkaki empat, termasuk suara, warna, dan sudut pengambilan gambar dengan kamera. ”Umumnya anjing senang melihat anjing lainnya di layar,” ujar Beke Luabeach, Kepala Pemasaran DogTv. 

Dia menambahkan, burung, monyet, dan zebra juga populer di layar kaca. Pekan lalu, saluran tersebut mulai menawarkan siaran melalui internet dari situsnya, dogtv.com, dengan biaya 9,99 dollar AS atau sekitar Rp 90.000 per bulan. (Reuters/Joe) 

Sumber: Kompas.com

Korea Selatan menetapkan waspada rabies lantaran temuan pada seekor anjing. Kementerian Peternakan Korsel, menurut wartaYonhap pada Sabtu (14/4/2012), menunjuk temuan di kawasan barat daya Seoul.

Kawasan yang diteliti adalah di peternakan Hwaseong 55. Lantaran temuan itu, kawasan peternakan tersebut diisolasi.

Korsel melaporkan tidak ada kasus rabies yang melanda negeri itu pada 1985 hingga 1992. Pada 1993, ada satu kasus dilaporkan terjadi di Provinsi Gangwon.
Tahun ini, Seoul menyiapkan dana 952 juta won atau setara dengan 840.000 dollar AS untuk vaksin rabies pada hewan. Sementara Korsel menggelontorkan dana 2,4 juta untuk obat antirabies yang dicampurkan pada makanan hewan, seperti anjing. 

Korea Selatan menetapkan waspada rabies lantaran temuan pada seekor anjing. Kementerian Peternakan Korsel, menurut wartaYonhap pada Sabtu (14/4/2012), menunjuk temuan di kawasan barat daya Seoul.

Kawasan yang diteliti adalah di peternakan Hwaseong 55. Lantaran temuan itu, kawasan peternakan tersebut diisolasi. Korsel melaporkan tidak ada kasus rabies yang melanda negeri itu pada 1985 hingga 1992. 

Pada 1993, ada satu kasus dilaporkan terjadi di Provinsi Gangwon. Tahun ini, Seoul menyiapkan dana 952 juta won atau setara dengan 840.000 dollar AS untuk vaksin rabies pada hewan. 

Sementara Korsel menggelontorkan dana 2,4 juta untuk obat antirabies yang dicampurkan pada makanan hewan, seperti anjing. 

Sumber: Kompas.com

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.