Cara Mengetahui Telur Segar dengan yang Rusak

Telur sudah menjadi makanan yang populer dan dikonsumsi sejak ratusan tahun lalu oleh manusia. Selain mudah diperoleh, telur juga memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Akan tetapi, telur yang mempunyai berbagai kandungan gizi dapat mengalami kerusakan bila disimpan dengan cara yang kurang higienis atau penyimpanan yang lama serta tidak melakukan penanganan telur secara baik dan benar.
Meskipun pada dasarnya telur mempunyai daya pengawet alamiah yang paling baik karena memiliki suatu pelindung kimia dan fisis terhadap infeksi mikroba, tetapi bila telur retak atau pecah, perlindungan alamiah ini akan hilang sehingga telur tersebut dapat tercemar mikroorganisme.
Nah, setidaknya ada 5 cara sedehana  untuk mengetahui apakah telur yang akan dibeli atau konsumsi masih segar, sudah disimpan lama atau sudah tidak segar/ busuk.
1.  Rendam di dalam wadah berisi air

Bila telur yang masuk ke air terlihat dalam posisi tenggelam di dasar wadah dengan posisi tidur, maka tandanya telur tersebut masih segar.
Tapi jika telur posisinya miring dan sedikit mengambang , artinya telur tersebut telah disimpan kurang lebih selama 3 sampai 5 hari.
Kalau telur berdiri di dalam air, maka kemungkinan besar telur telah disimpan selama 10 hari atau lebih.
Jika  telur mengambang atau terangkat ke permukaan wadah, itu tandanya telur tersebut sudah rusak atau busuk, dan tidak layak dikonsumsi lagi.
2.  Sorot dengan lampu atau senter
Telur yang segar berwarna terang dan jernih, maka telur tersebut masih segar. Sebaliknya, telur yang busuk akan berwarna buram.
3.  Menyentuh dan menggoyangkan telur
Cara lainnya adalah dengan menyentuh telur dengan tangan. Raba kulit telur, jika terasa kasar (ada butiran-butiran) maka telur tersebut masih segar. Apabila telur terasa licin dan terlihat mengilap, maka telur tersebut sudah disimpan dalam waktu yang lama.
Jika telur mengeluarkan suara atau getaran saat digoyangkan, itu menandakan bahwa telur tersebut telah busuk. Telur yang segar tidak mengeluarkan suara saat digoyangkan.
4.  Menciumi bau telur
Cobalah membaui telur yang masih utuh. Telur yang busuk akan sedikit mengeluarkan bau yang tidak sedap. Telur yang segar tidak mengeluarkan aroma apapun.
Selain 4 cara di atas, sebelum membeli telur sebaiknya ditanyakan kepada pedagang telur apakah telur tersebut baru atau sudah disimpan dalam jangka waktu/masa tertentu. Kalau telurnya sudah disimpan oleh pedagang, pastikan sudah berapa lama telur tersebut disimpan.  

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.