Tips Menyimpan Telur Konsumsi

Telur merupakan bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jenis  telur yang biasa dikonsumsi seperti telur ayam, telur bebek dan telur puyuh. Telur biasanya diolah dengan cara digoreng, direbus atau menjadi campuran pembuatan kue atau masakan lainnya.
Telur mengandung berbagai macam nutrisi penting seperti asam amino esensial dan protein. Mengonsumsi telur yang segar, akan berpengaruh terhadap kesehatan kita.
Telur adalah makanan yang paling padat gizi diantaranya mengandung 90 % kalsium, mineral, zat besi yang terdapat dalam kuning telur dan mengandung 6 gram protein dan 9 asam amino esensial yang terdapat dalam putih telur.
Agar kandungan gizi yang dimiliki telur tidak rusak atau tercemar bakteri, sebaiknya harus diperhatikan cara-cara penanganan dan penyimpanan telur untuk konsumsi.
Berikut tips-tipsnya:
1.     Pisahkan telur yang bersih dengan yang kotor.
2.     Pisahkan telur yang besar dengan yang kecil.
3.     Pisahkan telur yang retak dengan yang tidak retak.
4.     Pisahkan telur yang baru dengan yang lama.
5.     Cuci kerabang telur yang kotor dengan air bersih tanpa disikat, kemudian keringkan.
6.     Simpan di baki atau tray telur, kemudian simpan di lemari pendingin dengan suhu 7 – 10 derajat celcius dengan posisi bagian yang tumpul berada di atas.
7.     Gunakan telur yang lebih lama disimpan dibandingkan dengan telur yang baru ( first-in-first-out).
8.     Masa simpan telur di suhu ruang selama 15 hari dan di lemari pendingin selama 30 hari.

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir di blog ini dan jangan lupa tuliskan komentar anda. JANGAN SPAM...Oke!

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.